Selasa, 24 Oktober 2017

Guru beserta Siswa Siswi MIN 2 Kota Malang Peringati Hari Santri



Kota Malang (MIN 2), Senin (23/10) MIN 2 Kota Malang melaksanakan upacara rutin seperti biasanya. Tetapi ada yang istimewa dalam upacara kali ini, Bapak dan Ibu Guru beserta siswa siswi kelas 1 s/d kelas 6 mengenakan pakaian ala santri. Memakai kopyah hitam, baju gamis dan menggunakan sarung adalah seragam untuk guru dan siswa laki - laki, dan memakai atasan putih serta rok hitam untuk guru dan siswa perempuan. Semua ini dilakukan untuk memperingati Hari Santri 22 Oktober 2017.
Peringatan Hari Santri ini adalah yang kedua kalinya diperingati di MIN 2. Kepala Madrasah MIN 2 Supandri yang bertindak sebagai Pembina Upacara menyampaikan latar belakang penetapan Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober pada peserta upacara. Beliau mengatakan santri – santri berperan sangat besar dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik  Indonesia. Mereka ikut berperang dan berjihad untuk mewujudkan cita – cita Kemerdekaan Indonesia. Diperingati setiap Tanggal 22 Oktober  karena pada saat itu KH. Hasyim Asy’ari selaku tokoh ulama mencetuskan Resolusi Jihad di Surabaya untuk mengatasi kembalinya tentara kolonial belanda atas nama NICA.   
Beliau berpesan pada santri -  santri MIN 2 (siswa siswi MIN 2) untuk menghormati dan menghargai santri – santri yang telah berjihad membela kemerdekaan Indonesia. Untuk santri – santri MIN 2 saat ini tidak perlu untuk mengangkat senjata dan ikut berperang, tetapi Dengan belajar yang tekun dan menjadi siswa yang berprestasi sehingga membanggakan Orang Tua, Guru dan mengharumkanNegara  Indonesia, itulah yang harus dilakukan santri – santri MIN 2. (BI)

Tidak ada komentar: